Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

jogja dan semua tentang yogyakarta Halaman Utama | Profil | Kontak
Search :
  Beriklan | Peta Situs
jogja dan semua tentang yogyakarta
jogja dan semua tentang yogyakarta
Jelajah Trulyjogja.com
Wisata  
Wisata kuliner  
Oleh - oleh  
Sosial Budaya  
Universitaria  
Komunitas  
Berita dan Hiburan  
Everyday Life  
Transportasi  
Agenda  
Luar Jogja  
Kolom Komunitas  
Info Extra  
Indie Corner  
Akomodasi  
Media  
Layanan Publik  
Peta Jogja  
Iklan  
Photogallery  
Zodiak  
Forum  
Tips  
 
Index Berita  
 



Layanan Publik
 RS Sarjito 0274 - 587333 
 Polsekta Wirobrajan 0274 - 374832 
 Polsekta Umbul Harjo 0274 - 373916 
 Polsek Depok, Sleman 0274 - 566488 
 RS PKU Muhammadiyah YK 0274 - 512653 
 RS Panti Rapih 0274 - 563333 
 RS Mata Dr.Yap 0274 - 562054 
 RS Bethesda 0274 - 562246 
 SAR DIY 0274 - 562 811 
 Polda DIY 0274 - 563494 
Kalender Agenda
September
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30


Agenda Rutin
Everyday Life
Orang Jawa yang Beruntung
"Kemarin pas mau ketemu klien, ban motorku ndadak bocor. Padahal udah ampir telat. Untung aja bocornya nggak jauh dari tukang tambal ban," ujar Tono.

more ]

 
 Ketika hujan dan hawa terasa dingin, Anda lebih suka menyantap...
  
  
  
  
  


 
Susuri Kemegahan Masjid Gedhe Kauman
07/10/2006 12:51

Masjid Gedhe Kauman merupakan sebuah rangkaian yang tidak dapat dipisahkan dengan Kraton Jogja sebagai kerajaan Islam hasil perundingan Giyanti pada tahun 1755. Berdiri di tahun 1773, Masjid Gedhe Kauman merupakan masjid tertua yang dibangun oleh Kerajaan Islam Ngayogyakarta Hadiningrat. 

Sebagai satu-satunya masjid raya di Indonesia yang berdiri sebelum abad ke-20, Masjid Gedhe menyimpan begitu banyak potensi sejarah di dalamnya. Bangunannya yang luas dan megah serta kental dengan budaya kraton menjadi daya tarik tersendiri untuk dikunjungi para wisatawan, baik lokal maupun asing. Terletak di Kampung Kauman, Kecamatan Gondomanan, Kota Jogja atau persisnya di sebelah barat Alun-alun Utara, masjid gedhe menawarkan kemegahan dan keunikan arsitektur budaya Islam Jawa dengan ornament berlapis emas.

Beratap tumpang tiga dengan mustaka menggambarkan daun kluwih dan gadha yang memiliki makna pencapaian kesempurnaan hidup melalui tiga tahapan kehidupan manusia yaitu Hakekat, Syari'at, dan Ma'rifat, Masjid Gedhe masa sekarang tentu telah mengalami beberapa perubahan dari bentuk aslinya dulu. Bangunan serambi kini menjadi dua kali lipat lebih luas dan lebih megah bahkan dibandingkan dengan ruang utama masjid. Gempa yang terjadi pada tahun 1867 merubuhkan serambi asli, dan lantas serambi Masjid Gedhe diperbaharui dengan menggunakan material yang sebenarnya khusus diperuntukkan bagi bangunan kraton. Selain itu, lantai dasar masjid yang dulunya dari batu kali pun kini telah diganti dengan marmer dari Italia. Keunikan lain yang terdapat di masjid ini adalah penyusunan batu kali putih sebagai dinding masjid tanpa menggunakan semen atau bahan perekat lain dan penggunaan kayu jati utuh yang telah berusia ratusan tahun sebagai penopang bangunan masjid.

Kompleks Masjid Gedhe sendiri terdiri dari masjid induk dengan satu ruang inti sebagai tempat untuk beribadah sholat yang dilengkapi oleh pangimaman atau mihrab, yaitu tempat imam memimpin sholat. Di samping kiri belakang mihrab terdapat maksura yang terbuat dari kayu jati bujur sangkar dengan lantai marmer yang lebih tinggi serta dilengkapi dengan tombak. Maksura dimaksudkan sebagai tempat pengamanan raja apabila sultan berkenan sholat berjamaah di Masjid Gedhe. Di samping kanan mihrab terdapat Mimbar yang berbentuk seperti singgasana berundak sebagai tempat bagi khotib dalam menyampaikan khotbah Jumat. Mimbar dibuat dari kayu jati berhiaskan ukiran indah berbentuk ornament stilir tumbuh-tumbuhan dan bunga di prada emas.

Selain ruang inti masjid induk juga dilengkapi dengan berbagai ruangan yang memiliki fungsi berbeda, seperti pawestren (tempat khusus bagi jamaah putri), yakihun (ruang khusus peristirahatan para ulama, khotib, dan merbot), blumbang (kolam), dan tentu saja serambi masjid. Bagian lain dari kompleks Masjid Gedhe pada masa sekarang adalah KUA, kantor Takmir, Pagongan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan gamelan Sekaten, Pajagan yang dulunya digunakan sebagai tempat prajurit kraton berjaga dan terletak memanjang di kanan kiri gapura, serta regol atau gapura yang berbentuk Semar Tinandu dan merupakan pintu gerbang utama kompleks masjid.

Tak jauh berbeda dengan masjid atau mushalla pada umumnya, menyambut bulan Ramadhan Masjid Gedhe juga menyiapkan rangkaian acara dan takjilan buka bersama yang tiap harinya dikunjungi hingga 600 orang jamaah. Menurut Julianto Supardi, ketua panitia Ramadhan Masjid Gedhe, bahkan terdapat hari khusus dengan menu spesial. "Setiap hari Kamis kami (panitia-red) khusus menyembelih kambing dan menyediakan Gulai Kambing sebagai menu buka puasa". Jika anda bukan penderita tekanan darah tinggi akut, penulis rasa, menu special tersebut patut untuk dicoba dan jangan lupa untuk membawa kamera jika Anda tidak ingin melewatkan wisata religi dari nilai sejarah serta kemegahan yang unik dari arsitektur masjid tertua di Jogja tersebut. (dee)

 

 
Berita Terkait :
 
Copyright © 2005 trulyjogja.com .
No part of this content or the data or the image or information included therein may be reproduced, republished or redistributed without the prior written permission of TrulyJogja.com

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat