Keindahan Logam dalam Metal Expression Ahmad Nizam 22/01/2006 02:05
Akhmad Nizam, perupa kriya Jogja, kembali menggelar hasil karyanya di Bentara Budaya Yogyakarta. Masih dalam kesetiaan pada metal, dalam pameran bertajuk Metal Expression kali ini Nizam memamerkan 14 karyanya. Pameran ini akan berlangsung sampai 24 Januari 2005.
Rain Rosidi, kurator yang juga staf pengajar ISI, mengungkapkan bahwa Ahmad Nizam mengeksplorasi interrelasi antar teknik dan ide, kesadaran dan eksistensi. Teknik dalam karyanya mengeksplorasi material sebagai medium. Sedangkan pola-pola tradisional digunakan sebagai motif dan elemen visual, seperti yang biasa dipakai dalam seni kriya. Namun Rain menambahkan bahwa karya-karya Nizam merupakan seni kriya yang memberontak dari belenggu motif-motif seni kriya yang membeku.
Dalam tiap-tiap karyanya ini, Nizam memperlihatkan luasnya makna kata pola hias. Jika dalam Bahasa Inggris pola hias memiliki makna yang dangkal, sebaliknya dalam Bahasa Arab, Naqqasha (menutupi sesuatu dengan hiasan), Zawaka (memperindah), serta Isti'ara (menggunakan secara metaforik) mempunyai berbagai arti yang berkenaan dengan citra artistik atau pelukisan, atau bahkan peralihan makna dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Dalam karya yang berjudul kebaya, misalnya, terlihat representasi sebuah pakaian tradisional yang tidak biasa. Jika selama ini medium yang dipakai adalah kain, dalam karya ini Nizam "membuat" kebaya di atas medium metal. Adapaun karya-karya lain yang turut dipamerkan adalah Not Red Now Green, Bikini, Hikayat Ikonisitas, High Exsplosive, Make Profit Not War, Lam Alif, Flight Of The Phoenix, Pembebasan, The Last, Nun, Seven, Fly, Badai, serta Kunci. Adapun material yang digunakan didominasi oleh plat besi dan tembaga.
Pameran yang telah berlangsung lima hari ini, menurut salah seorang staf Bentara Budaya, Wuryani dikunjungi setidaknya 50 pengunjung. Mereka berasal dari kalangan seniman, mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum.Walaupun mungkin karya-karya semacam ini tergolong cukup rumit dipahami maknanya, namun pengunjung cukup antusias dan menyatakan apresiasi mereka terhadap karya-karya Nizam. Hal ini terlihat dalam catatan yang berisi kesan-kesan para pengunjung yang telah menyempatkan diri datang menghadiri pameran ini. "Variatif dan di luar dugaan", tulis salah satu pengunjung mengungkapkan kesannya pada karya perupa yang juga berpartisipasi dalam Biennale Yogya VIII tahun lalu.(the) |