Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

jogja dan semua tentang yogyakarta Halaman Utama | Profil | Kontak
Search :
  Beriklan | Peta Situs
jogja dan semua tentang yogyakarta
jogja dan semua tentang yogyakarta
Jelajah Trulyjogja.com
Wisata  
Wisata kuliner  
Oleh - oleh  
Sosial Budaya  
Universitaria  
Komunitas  
Berita dan Hiburan  
Everyday Life  
Transportasi  
Agenda  
Luar Jogja  
Kolom Komunitas  
Info Extra  
Indie Corner  
Akomodasi  
Media  
Layanan Publik  
Peta Jogja  
Iklan  
Photogallery  
Zodiak  
Forum  
Tips  
 
Index Berita  
 



Layanan Publik
 RS Sarjito 0274 - 587333 
 Polsekta Wirobrajan 0274 - 374832 
 Polsekta Umbul Harjo 0274 - 373916 
 Polsek Depok, Sleman 0274 - 566488 
 RS PKU Muhammadiyah YK 0274 - 512653 
 RS Panti Rapih 0274 - 563333 
 RS Mata Dr.Yap 0274 - 562054 
 RS Bethesda 0274 - 562246 
 SAR DIY 0274 - 562 811 
 Polda DIY 0274 - 563494 
Kalender Agenda
September
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30


Agenda Rutin
Everyday Life
Orang Jawa yang Beruntung
"Kemarin pas mau ketemu klien, ban motorku ndadak bocor. Padahal udah ampir telat. Untung aja bocornya nggak jauh dari tukang tambal ban," ujar Tono.

more ]

 
 Ketika hujan dan hawa terasa dingin, Anda lebih suka menyantap...
  
  
  
  
  


 
Tanda Tanah, Ketika Proses Adalah Segalanya
16/03/2006 10:56

Pameran keramik Tanda Tanah yang diselenggarakan di Bentara Budaya Yogyakarta 13 - 19 Maret 2006 ini tergolong istimewa dan lain dari biasanya. Jika Anda mengira ruang pameran akan dikuasai oleh hasil karya para seniman muda yang namanya terpampang di spanduk, Anda salah besar. Para perupa ini ternyata malah lebih berperan sebagai kolaborator dan fasilitator bagi para desainer sebenarnya yang mayoritas adalah masyarakat awam.

Adalah Andri "Boy" Kurniawan, Melisa, Iien, Moko dan Rifki, lima orang alumni kriya keramik Institut Seni Indonesia yang resah melihat perkembangan dunia seni keramik yang mereka geluti. Tahun ini, jurusan kriya keramik di ISI kosong karena tidak mendapat mahasiswa baru sama sekali. Dari kenyataan pahit ini akhirnya tercetuslah ide untuk mendekatkan seni keramik pada masyarakat awam.  Jadilah mereka mengadakan workshop singkat seni keramik yang hasilnya dipamerkan di BBY ini.

Karena dibuat oleh orang awam, dari ibu-ibu hingga remaja masjid, karya-karya yang ditampilkan menjadi sangat personal dan membawa kesegaran tersendiri. Bahkan, cerita-cerita menarik seputar pembuatan karya ini bisa jadi lebih mempesona daripada hasil karyanya. Misalnya cerita antusisasme para ibu anggota IKAISYO yang dikomandani oleh Melisa ketka membuat perahu-perahu keramik dalam workshop dua harinya. saking semangatnya, mereka tidak cuma menghasilkan berbagai perahu aneka rupa, namun juga berbagai pernik keramik telanjang tanpa glasur yang memenuhi meja pameran.

Karya lain yang cukup menyegarkan adalah presentasi Ikarus yang diperankan oleh muda-mudi sahabat Andri "Boy" Kurniawan. Di depan display langit biru dengan awan-awan berarak, foto-foto warna-warni para perupa amatir ini yang dimontase dengan sayap keramik aneka rupa impian mereka tampak terbang bebas penuh keceriaan.

Memang sekarang nampaknya dunia keramik perlu sayap-sayap baru yang masih kuat untuk mengepak menuju matahari, dan tahan panas tentunya, supaya tidak luruh ke bumi seperti Ikarus yang gagal meraih mimpinya. (ang) 

 

 
Berita Terkait :

What's In Your Pocket II, Berkarya dengan Huruf dan Tanda
Pameran Lukis Experiments, Ajang Seni Seorang Guru Besar Teknik Sipil UGM
Keindahan Logam dalam Metal Expression Ahmad Nizam
Tjap Kotagede Ala Origami 2004
Wakul Ngglimpang, Refleksi Sumber Penghidupan yang Porak-Poranda
Gebyar Akhir Tahun Expo, Ajang Belanja Terakhir di 2005
Rhythm of Jogja, Melihat Jogja dari Lensa Kamera
Sewindu Beber Seni 2005, Ajang Ekspresi Bagi Seniman
Gelar Seni dan Budaya Yogyakarta, Pameran Batik dan Seni Rupa di Jakarta
Biennale Jogja VIII 2005, Saatnya Mabuk Modern Art
"Kami Juga Bisa!!!", Dunia dari Sudut Pandang Waria dan Anak Jalanan
"Matahari Terbenam", Pameran Tunggal Urban dan Street Art
Produk Cina Serbu Jogja di Cina Expo 2005
Pameran Iklan Terbaik Asia Pasifik 2005: Tanpa Indonesia
Peter Van Dongen dan Rekan Pembuat Komik Indonesia
Pameran Seni Rupa Why Not! Why Yes?
Bursa Batik 'Sekar Jagad', Batik Yang Mulai Ditinggalkan
Buah Naga di Pameran Dinas Pertanian Propinsi DIY
Harapan Baru Melalui Pameran Light of Hope For Indonesia
Jogjaku Ruwet: Nostalgia di Tengah Keruwetan
September Something vol.1: Awas September!!!
Jogja Export Expo: Dibuka Hari Ini, Diikuti 270 Stand
Karang Taruna Kumpul Bareng
Pameran Karya Kerajinan Siswa di Griya KR
 
Copyright © 2005 trulyjogja.com .
No part of this content or the data or the image or information included therein may be reproduced, republished or redistributed without the prior written permission of TrulyJogja.com

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat