Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

jogja dan semua tentang yogyakarta Halaman Utama | Profil | Kontak
Search :
  Beriklan | Peta Situs
jogja dan semua tentang yogyakarta
jogja dan semua tentang yogyakarta
Jelajah Trulyjogja.com
Wisata  
Wisata kuliner  
Oleh - oleh  
Sosial Budaya  
Universitaria  
Komunitas  
Berita dan Hiburan  
Everyday Life  
Transportasi  
Agenda  
Luar Jogja  
Kolom Komunitas  
Info Extra  
Indie Corner  
Akomodasi  
Media  
Layanan Publik  
Peta Jogja  
Iklan  
Photogallery  
Zodiak  
Forum  
Tips  
 
Index Berita  
 



Layanan Publik
 RS Sarjito 0274 - 587333 
 Polsekta Wirobrajan 0274 - 374832 
 Polsekta Umbul Harjo 0274 - 373916 
 Polsek Depok, Sleman 0274 - 566488 
 RS PKU Muhammadiyah YK 0274 - 512653 
 RS Panti Rapih 0274 - 563333 
 RS Mata Dr.Yap 0274 - 562054 
 RS Bethesda 0274 - 562246 
 SAR DIY 0274 - 562 811 
 Polda DIY 0274 - 563494 
Kalender Agenda
September
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30


Agenda Rutin
Everyday Life
Orang Jawa yang Beruntung
"Kemarin pas mau ketemu klien, ban motorku ndadak bocor. Padahal udah ampir telat. Untung aja bocornya nggak jauh dari tukang tambal ban," ujar Tono.

more ]

 
 Ketika hujan dan hawa terasa dingin, Anda lebih suka menyantap...
  
  
  
  
  


 
Ketika Warna-Warni Seni Disatukan
10/05/2006 10:41

“Kenapa harus ada benang merah jika benang yang berwarna-warni dapat disatukan dan menjadi lebih indah?” Itulah pertanyaan sekaligus pernyataan yang diungkapkan Deni Junaedi dalam pembukaan pameran seni rupa “100% Waras ha,ha,ha..” di Bentara Budaya Jogja, Selasa (9/5).
 
Deni adalah salah satu nama dari kelompok D.A.S yang merupakan singkatan dari nama-nama seniman yang tergabung, yakni Deni Junaedi, Anis Eko Windu, dan Surajiya. Kelompok ini terbentuk dari kebersamaan teman satu jurusan dan satu angkatan di Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja.  
 
Pameran "100% Waras ha,ha,ha..." memang tidak seperti pameran seni rupa pada umumnya. Ketiga seniman yang bersatu dalam berbagai warna tersebut bukan hanya menampilkan lukisan mereka tetapi juga karya-karyanya yang lain. Salah satunya adalah Anis Eko Windu yang tertarik dengan animasi. Dalam pameran ini ia juga menyajikan hasil karyanya yang berupa animasi wayang yang diberi judul “Perang Werkudara – Naga Nabatnawang”.
 
Seniman yang juga mengajar seni lukis di salah satu TK di Jogja ini mengaku memang lebih tertarik dengan animasi. Menurutnya obyek bergerak itu terlihat lebih menarik. Ketika ditanya mengenai objek yang dipilihnya yaitu wayang, ia mengaku ingin turut melestarikan salah satu budaya Jawa ini. Agar generasi muda tetap mengenalnya, ia memanfaatkan animasi sebagai media yang lebih banyak digemari oleh anak jaman sekarang.
 
Sementara Surajiya yang juga hobi menulis, memanfaatkan momen ini untuk meluncurkan kumpulan cerpen terbarunya “Aku, Istriku, dan Bukan Apel”. Mengenai karya-karyanya, Surajiya mengaku lebih tertarik untuk menulis sesuatu yang berkaitan dengan percintaan. Ini karena cinta adalah sebuah rasa yang sangat dekat dengan dengan kehidupan kita. “Aku dan istriku bisa jadi apel tapi apel tidak bisa menjadi aku dan istriku karena apel tidak mempunyai perasaan, hanya bisa dinikmati,” imbuh seniman yang juga telah menghasilkan berbagai kumpulan puisi ini.

Warna-warni dari ketiga seniman ini bukan hanya terlihat dari karya-karya lain yang mereka tampilkan. Dari lukisan pun mereka tampak memiliki kecenderungan masing-masing. Karya-karya Anis, terlihat mengandung unsur-unsur animasi. Ia mengakui bahwa kegemarannya akan animasi memang sedikit banyak mempengaruhi karyanya. Sementara Deni  memajang karya seni pemaknaan (art signification) seperti terlihat dalam lukisan “Tentang Banyak dan Sedikit”. Pameran yang juga berisi lelang buku perkumpulan buletin MAKNA ini akan berlangsung sampai dengan 17 Mei mendatang. (les)
 

 
Berita Terkait :

Tanda Tanah, Ketika Proses Adalah Segalanya
What's In Your Pocket II, Berkarya dengan Huruf dan Tanda
Pameran Lukis Experiments, Ajang Seni Seorang Guru Besar Teknik Sipil UGM
Keindahan Logam dalam Metal Expression Ahmad Nizam
Tjap Kotagede Ala Origami 2004
Wakul Ngglimpang, Refleksi Sumber Penghidupan yang Porak-Poranda
Gebyar Akhir Tahun Expo, Ajang Belanja Terakhir di 2005
Rhythm of Jogja, Melihat Jogja dari Lensa Kamera
Sewindu Beber Seni 2005, Ajang Ekspresi Bagi Seniman
Gelar Seni dan Budaya Yogyakarta, Pameran Batik dan Seni Rupa di Jakarta
Biennale Jogja VIII 2005, Saatnya Mabuk Modern Art
"Kami Juga Bisa!!!", Dunia dari Sudut Pandang Waria dan Anak Jalanan
"Matahari Terbenam", Pameran Tunggal Urban dan Street Art
Produk Cina Serbu Jogja di Cina Expo 2005
Pameran Iklan Terbaik Asia Pasifik 2005: Tanpa Indonesia
Peter Van Dongen dan Rekan Pembuat Komik Indonesia
Pameran Seni Rupa Why Not! Why Yes?
Bursa Batik 'Sekar Jagad', Batik Yang Mulai Ditinggalkan
Buah Naga di Pameran Dinas Pertanian Propinsi DIY
Harapan Baru Melalui Pameran Light of Hope For Indonesia
Jogjaku Ruwet: Nostalgia di Tengah Keruwetan
September Something vol.1: Awas September!!!
Jogja Export Expo: Dibuka Hari Ini, Diikuti 270 Stand
Karang Taruna Kumpul Bareng
Pameran Karya Kerajinan Siswa di Griya KR
 
Copyright © 2005 trulyjogja.com .
No part of this content or the data or the image or information included therein may be reproduced, republished or redistributed without the prior written permission of TrulyJogja.com

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat