Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

jogja dan semua tentang yogyakarta Halaman Utama | Profil | Kontak
Search :
  Beriklan | Peta Situs
jogja dan semua tentang yogyakarta
jogja dan semua tentang yogyakarta
Jelajah Trulyjogja.com
Wisata  
Wisata kuliner  
Oleh - oleh  
Sosial Budaya  
Universitaria  
Komunitas  
Berita dan Hiburan  
Everyday Life  
Transportasi  
Agenda  
Luar Jogja  
Kolom Komunitas  
Info Extra  
Indie Corner  
Akomodasi  
Media  
Layanan Publik  
Peta Jogja  
Iklan  
Photogallery  
Zodiak  
Forum  
Tips  
 
Index Berita  
 



Layanan Publik
 RS Sarjito 0274 - 587333 
 Polsekta Wirobrajan 0274 - 374832 
 Polsekta Umbul Harjo 0274 - 373916 
 Polsek Depok, Sleman 0274 - 566488 
 RS PKU Muhammadiyah YK 0274 - 512653 
 RS Panti Rapih 0274 - 563333 
 RS Mata Dr.Yap 0274 - 562054 
 RS Bethesda 0274 - 562246 
 SAR DIY 0274 - 562 811 
 Polda DIY 0274 - 563494 
Kalender Agenda
September
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30


Agenda Rutin
Everyday Life
Orang Jawa yang Beruntung
"Kemarin pas mau ketemu klien, ban motorku ndadak bocor. Padahal udah ampir telat. Untung aja bocornya nggak jauh dari tukang tambal ban," ujar Tono.

more ]

 
 Ketika hujan dan hawa terasa dingin, Anda lebih suka menyantap...
  
  
  
  
  


 
Gudeg Geneng Mbah Marto, Persembunyian Mangut Lele
07/02/2008 12:25

Setelah terbengkalai selama berminggu-minggu, akhirnya ajakan untuk mencicipi mangut lele di suatu rumah di pelosok Desa Sewon, Bantul pun terlaksana. Warungnya yang sederhana dan berdinding biru tersembunyi di antara perumahan di belakang kampus ISI. Agak sulit dicari, namun patut diperjuangkan.

Papan namanya sedikit menyesatkan, karena tertulis "Sego Gudeng Nggeneng" Mbah Marto. Kok malah ke warung gudeg?

"Dia juga memang jual gudeg, tapi mangut lelenya enak," ucap temanku memberitahu.

Ya memang, di warung berbentuk rumah ini, tak hanya gudeg yang ditawarkan. Mangut lelenya juga menjadi primadona.

Tidak seperti mangut biasanya, sebelum dimasak bersama kuah santan gurih dan pedas (yang visualnya mirip gulai), lele terlebih dahulu dibakar di atas tungku kayu bakar. Tak heran ketika mencicipi lelenya, terasa sensasi 'asap' khas masakan tungku.

Lezat. Khas aroma pedesaan. Ini lah sepertinya yang diunggulkan oleh mangut lele Mbah Marto. Karena matang di pembakaran, rasa gurih daging lele masih terasa jelas. Berbeda dengan mangut lain yang biasanya daging ikannya telah dikuasai rasa mangut itu sendiri.

Kuah mangutnya mirip dengan kuah mangut lain. Gurih, manis, dan pedas. Namun kuah mangutnya yang gurih dan pedas tadi makin terasa sempurna didampingi nasi putih hangat yang masih mengepul asapnya. Wah.. nikmat!

Hanya dengan uang sekitar Rp 10.000,-, aku sudah bisa menikmati mangut lele yang lezat dengan beberapa hidangan sampingan.

Selain lele, di dapur rumah ini tersaji berbagai jenis lau-pauk lainnya. Ada ceker, gudeg setengah kering, sambal krecek, hingga sate keong. Semua terhidang di sebuah lincak di dapur. Pengunjung pun bebas memilih sendiri lauk-pauk dan porsinya.

Letaknya yang berada di tengah perkampungan membuatku agak bingung ketika harus memberikan ancer-ancer menuju Sego Gudeg Nggeneng. Yang jelas letaknya tak jauh dari kampus ISI. Jadi bila bingung, bisa bertanya setelah sampai di kampus ISI. Selamat mencari. (ind)
 

 
Berita Terkait :
 
Copyright © 2005 trulyjogja.com .
No part of this content or the data or the image or information included therein may be reproduced, republished or redistributed without the prior written permission of TrulyJogja.com

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat