Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat. Info Jogja

jogja dan semua tentang yogyakarta Halaman Utama | Profil | Kontak
Search :
  Beriklan | Peta Situs
jogja dan semua tentang yogyakarta
jogja dan semua tentang yogyakarta
Jelajah Trulyjogja.com
Wisata  
Wisata kuliner  
Oleh - oleh  
Sosial Budaya  
Universitaria  
Komunitas  
Berita dan Hiburan  
Everyday Life  
Transportasi  
Agenda  
Luar Jogja  
Kolom Komunitas  
Info Extra  
Indie Corner  
Akomodasi  
Media  
Layanan Publik  
Peta Jogja  
Iklan  
Photogallery  
Zodiak  
Forum  
Tips  
 
Index Berita  
 



Layanan Publik
 RS Sarjito 0274 - 587333 
 Polsekta Wirobrajan 0274 - 374832 
 Polsekta Umbul Harjo 0274 - 373916 
 Polsek Depok, Sleman 0274 - 566488 
 RS PKU Muhammadiyah YK 0274 - 512653 
 RS Panti Rapih 0274 - 563333 
 RS Mata Dr.Yap 0274 - 562054 
 RS Bethesda 0274 - 562246 
 SAR DIY 0274 - 562 811 
 Polda DIY 0274 - 563494 
Kalender Agenda
September
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30


Agenda Rutin
Everyday Life
Orang Jawa yang Beruntung
"Kemarin pas mau ketemu klien, ban motorku ndadak bocor. Padahal udah ampir telat. Untung aja bocornya nggak jauh dari tukang tambal ban," ujar Tono.

more ]

 
 Ketika hujan dan hawa terasa dingin, Anda lebih suka menyantap...
  
  
  
  
  


 
Pameran Lukis Experiments, Ajang Seni Seorang Guru Besar Teknik Sipil UGM
20/02/2006 12:20

Jarang ada seseorang yang berprofesi di bidang teknik namun juga menekuni dunia seni lukis. Diantara para pemberani itu adalah Prof. Dr Ir Sri Harto Br Dip H, Guru Besar Teknik Sipil UGM yang menggelar pameran lukisan tunggalnya di Gedung KPTU Fakultas Teknik UGM. Dibuka dengan sambutan dari Prof Dr I Made Bandem, pameran yang berlangsung mulai tanggal 15 hingga 19 Februari 2006 ini juga termasuk dalam rangkaian kegiatan memperingati 60 tahun Pendidikan Tinggi Fakultas Teknik UGM. 

Dengan bertajuk "Experiments", pameran ini menggambarkan bahwa Sri Harto sendiri masih mencoba-coba dan bereksperimen dengan lukisan-lukisannya untuk mencari karakternya sendiri.  Sekitar 30 lukisan Sri Harto dipajang, sekilas saja orang bisa menebak bahwa obyek yang diangkat dalam pameran ini bertemakan lingkungan. Hutan, pantai, bunga-bungaan, suasana kota Hongkong, dan pedesaan menjadi obyek lukisan dari Sri Harto. Ketika ditanya kenapa tidak melukis manusia, Sri Harto hanya menjawab, "Manusia kan tidak boleh digambar. Lagipula saya menyukai lingkungan."

Pekerjaanya yang sekarang ini memberikan kesempatan kepadanya untuk bisa mengunjungi berbagai tempat, dan tempat-tempat tersebutlah yang kemudian ia jadikan obyek. "Apa yang saya lihat, itulah yang kemudian menjadi inspirasi obyek lukis saya," tambah Sri Harto. Dalam pameran ini Sri Harto menggandeng Dr M Dwi Marianto, seorang penulis seni dan Direktur Program
Pasca Sarjana ISI Yogyakarta untuk memberikan masukan.

Dalam pembuatan lukisannya, Sri Harto menggunakan cat minyak di atas kanvas dengan media palet dan bukannya kuas. Yang menarik dari lukisan-lukisan tersebut adalah warna-warnanya yang berani dan segar. Namun untuk lukisannya sendiri, obyek-obyek yang dilukis sebenarnya masih bisa diungkapkan lebih dalam. Mungkin ini bisa menunjukkan bahwa Sri Harto belum begitu lama menekuni bidang melukis.

Ia mengatakan bahwa ia serius menggeluti dunia lukis sejak sekitar 3 tahun yang lalu. Meski begitu, sudah sejak kecil ia akrab dengan dunia seni seperti seni tari, karawitan dan melukis. Baru di tahun 2001 Sri Harto ingin intens melukis. "Tidak tahu kenapa, tiba-tiba saja waktu itu saya ingin melukis," jelasnya. Inilah yang menjadi titik keseriusannya dalam melukis. Baginya melukis menjadi semacam penyegaran di tengah rutinitasnya di bidang teknik.

Sri Harto mengaku tidak pernah belajar melukis secara formal, hanya saja ia sering menonton pameran lukisan yang acap kali digelar. Dari situ ia mengaku belajar. "Saya bisa menikmati lukisan-lukisan dari semua pelukis," jawabnya ketika ditanya mengenai siapa pelukis favoritnya. Untuk kedepannya, ia masih akan terus mengembangkan kemapuannya dalam melukis, tapi
tidak juga meninggalkan profesinya yang juga sebagai pakar teknik air. Ia masih ingin bisa terus menggali dan mengeksplorasi kemampuannya agar bisa menemukan karakteristik dalam lukisannya. (opi)

 

 
Berita Terkait :

Keindahan Logam dalam Metal Expression Ahmad Nizam
Tjap Kotagede Ala Origami 2004
Wakul Ngglimpang, Refleksi Sumber Penghidupan yang Porak-Poranda
Gebyar Akhir Tahun Expo, Ajang Belanja Terakhir di 2005
Rhythm of Jogja, Melihat Jogja dari Lensa Kamera
Sewindu Beber Seni 2005, Ajang Ekspresi Bagi Seniman
Gelar Seni dan Budaya Yogyakarta, Pameran Batik dan Seni Rupa di Jakarta
Biennale Jogja VIII 2005, Saatnya Mabuk Modern Art
"Kami Juga Bisa!!!", Dunia dari Sudut Pandang Waria dan Anak Jalanan
"Matahari Terbenam", Pameran Tunggal Urban dan Street Art
Produk Cina Serbu Jogja di Cina Expo 2005
Pameran Iklan Terbaik Asia Pasifik 2005: Tanpa Indonesia
Peter Van Dongen dan Rekan Pembuat Komik Indonesia
Pameran Seni Rupa Why Not! Why Yes?
Bursa Batik 'Sekar Jagad', Batik Yang Mulai Ditinggalkan
Buah Naga di Pameran Dinas Pertanian Propinsi DIY
Harapan Baru Melalui Pameran Light of Hope For Indonesia
Jogjaku Ruwet: Nostalgia di Tengah Keruwetan
September Something vol.1: Awas September!!!
Jogja Export Expo: Dibuka Hari Ini, Diikuti 270 Stand
Karang Taruna Kumpul Bareng
Pameran Karya Kerajinan Siswa di Griya KR
 
Copyright © 2005 trulyjogja.com .
No part of this content or the data or the image or information included therein may be reproduced, republished or redistributed without the prior written permission of TrulyJogja.com

Mengenal Jogja & Yogyakarta Lebih dekat